Kamis, 11 Februari 2016

Published 06.22.00 by with 0 comment

AKU INGIN PERANG MESKIPUN SESAAT SAJA...!!!

"Kisah Menghantar Anak Hilang"

"Menghantar Anak Kandung (Pantai Pede) Kepangkuan Ayah dan Ibunya".

Penulis : Guntenda Halilintar.
Cerpen : Cerita Pendek, Terkait Pantai Pede Di Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat, Flores – NTT di Deskripsikan dengan kata " Anak Yang Hilang ". 

Foto : Google

Di ujung kota metropolitan rumahku dibangun, seorang arsitek lokal yang mengenyam Ilmu di Negeri Paman Sam, kembali dan membawa disign arsitektur rumahku. Indah dan gagah sangat mempesona memikat hati para pendatang ketika melihat rumahku, dihiasi kaca berlapis baja, dengan rumput tanpa pagar halaman sedikit hiasan pasir berwarna putih dengan kolam yang bersih bagaikan biru tua warna langit. Siang itu sekitar pukul 1 telphone rumahku berdering.
            “ Halo Bung,,,? Suara laki-laki dengan gaya logat timur sedang bertanya, “ disini petugas jalanan kota kupang”  kami, menemukan seorang anak laki-laki yang terdampar disudut kota metropolitan ini. Hanya diam dan tercengang, sebelum saya mengatakan saya masih bujang dan saya tidak punya anak. Singkat cerita saya menuju kantor petugas jalanan tersebut menemui anak yang mereka temukan itu, sebelum saya menyapa dia (anak itu), dengan gagah ia katakan “ Kae Bantu Aku, toe bae jelas aku ho’o ga, do ata mboro aku, ce’e ho, tapi toe bae ise aku, bo ise bae aku “ kemudian saya terkejut karena dia menggunakan bahasa/dialek Manggarai “KEMPO”. Tanpa basa basi saya katakan kepada petugas jalanan, “ BUNG Saya bawa pulang anak ini ke ayah dan ibunya di “MABAR”. Dengan sekejap ia mengatakan “ OKE BUNG ”. yah, mereka katakan saya harus bawa pulang anak ini ke ayah dan ibunya, kemungkinan ayah dan ibunya serta seluruh keluarga besar, kerabat, handetolan, dan kawan sebayanya mencari DIA.
Dengan gaya logat/dialek KEMPO saya tanya kepadanya, “ Ase Anak Diong Hau One Mabar, Eme Aku anak data Rangat, Hau Ga,,,?. jawab anak itu : Kae Aku anak de Manggarai Barat “ saya merasa heran, dan menimbulkan pertanyaan yang besar. Adakah anak yang hilang itu di Manggarai Barat,,,? Atau Anak itu siapa,,,? Apa perannya di Mabar,,,?, bagaimana ia begitu penting di MABAR sehingga ia katakan bahwa dia anaknya MANGGARAI BARAT...?

Ketika saya tanya lagi dengan dialek/logat kempo “ Ase, Coe Hau, Ngoeng Kole Ngger One,,,?”  Dia diam sebentar, dan matanya melotot melihat kearah saya, lalu dia katakan “ Kae, saya takut pulang, mereka tidak akan percaya saat aku datang ke rumah, ayah dan ibu ku, pasti akan tahu kalo aku bukan anak kandung mereka, itu jelas Kae”. Tanya saya : “ oh tapi hau ga coe,,,?” “ sebenarnya saya mau pulang Kae” . saya mencoba menjelaskan kepadanya  “ Ase, saya akan mengatakan kepada ayah dan ibumu, bahwa betapa baiknya engkau seorang anak yang mau pulang kepangkuaanya, ayah dan ibu mu tidak mungkin bisa mengadopsi anak lain selain putra kandung mereka sendiri”.
Aku tidak bermaksut sebagai pahlawan untuk anak ini atau untuk Ayah dan Ibunya serta Keluarganya. Tapi Aku Mencoba Perang Meskipun Sesaat Saja hanya untuk menghantar dan meyakinkan padanya bahwa Ayah dan Ibunya sedang menunggu dia diteras halaman rumah mereka.

Aku berada diposisi yang tidak enak, serba salah, tidak punya hak dan tanggung jawab besar secara hukumnya, tidak ada satupun yang membuatku mempunyai kekuatan atas kehidupan seorang anak yang hilang ini. Apapun yang kulakukan sekarang, entah bicara dengan ayah dan ibunya, atau menelpon guru ngajinya, atau menghubungi dinas sosial dan pariwisata. dan kemungkinan aku tidak berperan penting untuknya, aku hanyalah suara kecil diantara/ditengah keramaian dan kerumunan orang banyak, aku hanyalah suara kecil dari sekian suara yang didengar ayah dan ibunya, tanpa hak secara hukum, aku seperti hantu yang liar bermain antara ada dan tiada. Aku Cuma mencoba dan melihat seperti apa jadinya ketika sang ayah dan ibu melihat sang putra tugalnya kembali dalam pelukan mereka.

Singkat cerita,,,ketika sampai dirumahnya, pagar rumah ayah dan ibunya dalam posisi digembok, aku hampir pingsan melihat pagar rumah itun yang dibalut dengan emas, halaman rumah yang begitu luas hampir tak ada ujungnya. Diding kaca yang dibalut baja persis seperti rumahku di ujung kota metropolitan. Lalu saya memencet bel, kemudian sang ayah yang membuka pintu untuk kami, saya pun disapa dengan SENYUMAN KHAS MANGGARAI, dengan lantang saya katakan kepada ayahnya “ Kraeng tua, saya datang kesini untuk mengembalikan putra kandung kraeng tua sendiri, dia adalah putra bapak yang hampir hilang, kini dia kembali kepangkuan kraeng tua lagi”. Kemudian dia hanya tersenyum, lalu sayapun balas dengan respon senyum.

singkat cerita, anak itupun masuk kedalam rumahnya dan saya tidak diijinkan masuk, entah kenapa saya tidak tau, saya sangat bingung, dan sayapun tidak tau persis seperti apa penyambutan terhadap anak ini, sebab diakembali untuk selamanya, saya tidak tau apakah ada syukuran seperti orang manggarai-kempo biasanya, mana kala ada yang hilang lalu dia kembali pasti ada yang namanya SYUKURAN. Entah dengan gaya pesta adat atau entahlah seperti apa. Saya hanya mengeluskan dada setidaknya saya sudah mengembalikan dia kedalam pelukan ayah dan ibunya. Lalu saya kembali meskipun sedikit kecewa, meskipun saya tidak dihargai oleh orang tuanya. kiranya saya sudah bersuara dan membawanya pulang. kemudia saya pulang kerumah saya sendiri dan kembali menikmati secangkir kopi asli manggarai yang diberi oleh ayah dan ibuku sendiri. ( GH )



  
Read More
    email this       edit

Jumat, 05 Februari 2016

Published 10.51.00 by with 0 comment

PANDANGAN HUKUM ATAU LEGAL OPINI TERKAIT BOM SARINAH


“ Hukuman Mati Terduga Teroris ” 

Oleh : Guntenda Halilintar
foto : Google

B
elum lama ini seluruh Negara di dunia masih dalam suasana peyambutan tahun baru 2016, namun Bangsa Indonesia tidak dapat menikmati tahun baru tersebut karena tahun baru di Indonesia disambut dan atau diwarnai aksi Bom Teroris, tepatnya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat 14 Januari 2016, serangkaian ledakan aksi bom tersebut menewaskan sejumlah orang baik sebagai pelaku teroris dengan aksi bom bunuh diri maupun masyarakat sipil dan sempat terjadi baku tembak antara aparat kepolisian dan beberapa orang yang diduga oleh kepolisian sebagai pelaku teroris pengeboman di SARINAH.
Diberbagai Media baik Media Nasional maupun Media Internasional ramai-ramai memberitakan Aksi Terorisme di Indonesia, bahkan Media Nasional, baik media sosial mapun media cetak ikut meramaikan berita tersebut dimedia sosial contohnya melalui akun Facebook ramai dengan #kami tidak takut, itu artinya Bangsa Indonesia tidak gentar sedikitpun terkait aksi terorisme tersebut. Bahkan ada beberapa umat Kristen Khatolik di Indonesia tetap merayakan penyambutan Lahir Sang Juru selamat Umat Manusia Yesus Kristus (Natal 2015) dan penyambutan Tahun Baru 2016, sebut saja Keluarga Besar Maumere - Flores NTT Se-Jabodetabek yang dirayakan pada hari (Sabtu, 16 Januari 2016) di PRJ Kemayoran, dihari yang bersamaan juga Keluarga Besar Ende Lio – Flores NTT Se-Jabodetabek lokasi di Kampus Bung Karno, dan Keluarga Besar Satar Mese Manggarai Timur – Flores NTT Se-Jabodetabek lokasi di Matraman. Tetap merayakan penyambutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016
Jakarta, Berita Kompas.com – Mabes Polri memastikan pelaku teror di Sarinah, Jakarta Pusat, kamis (14/1/2016) adqalah Kelompok Islamic State Of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia.
T
erorisme, Tragedi yang terjadi di SARINAH berkaitan dengan yang  sesudahnya tragedi PARIS dan dibeberapa Negara lainya, banyak pihak menyebutTragedi Paris dan sarina bagian dari Teror ISIS, salah satu indikator sebelum terjadi diindonesia adalah Vidio kampanye yang di unggah melalui Media You Tube, yang disuarakan oleh salah satu anggota Isis di vidio tersebut sasaran Negara berikutnya adalah INDONESIA. Ujar Kepala Devisi Humas Polri Irjen ( Pol ) Anton Charliyan di Kompleks Mabes Polri, Kamis sore (14/1/2016) dikatakan bahwa “ salah satu petinggi ISIS di Suriah bahwa akan ada KONSER di Indonesia dan akan terjadi berita Internasional. Hari ini adalah Kejadiannya”  Anton menyebut, ada 1.085 gerakan RADIKAL yang terdeteksi di Indonesia. Menurut penulis ini yang menjadi keresahan, jika memang benar adanya demikian seperti apa yang disampaikan oleh Devisi Humas Mabes Polri Irjen (pol) Anton Charliyan, Pertanyaanya adalah apakah Badan Intelejen Negara Indonesia atau BIN sudah mengetahui adanya Gerakan Radikal tersebut seperti apa yang disampaikan oleh Devisi Mabes Polri,,,? Karna terkait tragedi kamis 14 januari kemarin bagian dari kecolongan kerja BIN, Dimanakah BIN,,,?.
 TINJAUAN HUKUM TERKAIT TRAGEDI SARINAH
Berdasarkan pemaparan diatas tentu kita dapat melihat bahwa tragedi Sarinah Jakarta pusat berkaitan serangan Brutal Aksi Teroris dapat dikatakan suatu pelanggaran HUKUM BERAT, tentu untuk mengatasinya dengan Upaya hukum yang Luar biasa juga, dan kasus diatas tergolongan dalam kasus GENOSIDA serta tergolong dalam Extra Ordinary Cryme.
Dari sisi empiris terlihat bahwa Negara melakukan pembiaran terhadap penyerangan Aksi Teroris Bom Sarinah yang mengancam keamanan Nasional tersebut dalam hal ini badan yang terkait yaitu BIN. Negara dengan segala aparaturnya seharusnya telah bisa memprediksi telah terjadi kemungkinan-kemungkinan terjadi aksi teroris tersebut, karena diberbagai negara lainya telah terjadi demikian dan ada indikator yang meyatakan aksi berikutnya di Indonesia yang dikatakan sebagai KONSER dijakarta seharusnya dari sekian informasi-informasi yang didapat itu perlu dilakukan dengan AKSI CEPAT TANGGAP untuk meminimalisasi kemungkinan terjadi aksi teroris tersebut. Dalam hal ini Negara dianggap Lalai dalam pencegahan dan penanggulangan teror yang yang kemungkinan terjadi, negara melalui Badan Intelijen Negara yang mempunyai peran yang strategis untuk bisa memprediksi aksi-aksi yang kemungkinan terjadi dan melakukan antisipasi dengan menggerahkan seluruh aparat kepolisian untuk meredam isu-isu tersebut. Aksi yang dilakukan oleh teroris kemarin kamis 14 januari itu tergolong rapi dan terkoordinir meskipun tidak berjumlah begitu banyak aksi pengeboman Sarinah tersebut sebenarnya telah direncanakan secara matang dan negara melalui BIN seharusnya sudah dapat mendeteksi dan melakukan langkah-langkah guna menjamin keamanan nasional
Tragedi Sarinah jakarta pusat mau tidak mau harus segera diusut, pemerintah melalui kepolisian harus berani mengungkap siapa orang dibalik penyerangan aksi pecundang itu, jangan pernah membiarkan pelaku-pelaku yang beredar bebas di bangsa ini dengan mengatasnama AGAMA, jika memang dari kepolisian sudah memberikan sinyal sesuai apa yang telah diungkapkan oleh Devisi Humas Mabes Polri, sebaiknya BIN dalam hal ini perlu bekerja Profesional dan perlu menunjukan ke Publik bahwa BIN memang ada di Bangsa ini, dengan begitu maka masyarakat akan tenang dan tetap menjalankan aktivitasnya. Jadikan kasus Pengeboman SARINAH sebagai kasus yang terakhir dalam permasalahan Teror di Masyarakat dan di Bangsa ini.
Pada kesempatan ini penulis ingin mengkaji dari sisi pelanggaran hukum dan penindakan hukuman mati terhadap TERORISME.
Awal eksistensi hukuman mati di Indonesia secara yuridis-historis diatur dalam KUHP, yang sebagian besar berasal dari Negeri Belanda atau dikenal dengan Wetboek van Strafrecht (WvS).
Ternyata dalam perkembangannya penerapan di Belanda dan Indonesia banyak berbeda. Di Belanda, hukuman mati sudah ditiadakan sejak tahun 1870, kecuali dalam kedaan perang. Di Indonesia sendiri hingga saat ini kurang lebih masih ada 6 peraturan perundang-undangan yang masih memiliki ancaman, hukuman mati antara lain:
1. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
2. Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 Tentang Senjata Api.
3. Undang-Undang No.15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
4. Undang-Undang No. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.
5. Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
6. Undang-Undang No.5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Oleh karena itu penulis sangat setuju penegakan hukuman mati di Indonesia terkait Permasalahan Terorisme setidaknya terkait dengan pengertian HAM, menurut pasal 1 ayat (1) Undang – undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia adalah “ seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai mahkluk tuhan yang maha esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara hukum, pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat harkat dan martabat manusia “

Dalam hukum positif Indonesia hukuman mati merupakan hukuman yang sangat efektif terkait kasus Terorisme, secara yuridis hukuman mati diatur dalam Undang-undang No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Setidaknya hukuman mati terhadap pelaku Terorisme dapat membuat kejahatan si pelaku terbalaskan setidaknya bagi keluarga korban dan akan membuat orang lain takut melakukan kejahatan terorisme karena akan diancam dengan hukuman serupa.
Read More
    email this       edit
Published 10.18.00 by with 0 comment

MERANCANG JITUNYA POLITIK BUSUK

SAJAK PANTAI PEDE, LABUAN BAJO KAB. MANGGARAI BARAT


Penulis : Guntenda Halilintar
foto : Google
Dengungan suara lantang generasi muda,
Akan mengusik jiwa para penghianat,
Sistem Negara Oligarki pertandaan kian datang menhampiri Natas labar Manggarai Barat,
Puisi indah nan lagu melodi seolah mengutuk kaum kapitalisme yang mengembara dinatas labar,
Pantai pede adalah pesan Roh Nenek Moyang Manggarai Barat,
Pantai pede adalah milik kami, berhenti mengeluh terhadap mereka yang rakus, mereka yang merancang Politik Busuk
stop privatisasi PANTAI PEDE,,,!!!
Mencoba merangkai nama Natas Labar dan pesan Nenek Moyang terhadap Pantai Pede
“ Pantai Pede “
Padamu pesan alam membisik
Banyak jejak peradaban yang membekas
Dalam ingatan jaman, kau tak terusik
Di rahimmu rasa berkelana bebas
Kau,,,Kaulah potret bingkai jaman
Wajah teduhmu menebar pesona Nusantara
Banyak yang datang berkisah menawan
Ditubuh bumi kaulah kepekahan jiwa
Sayang,,,keindahanmu hancur 
Oleh jejak berkelana bebas

Read More
    email this       edit
Published 09.49.00 by with 0 comment

UNTUK MU GUBERNUR KU

UNTUK MU GUBERNUR KU
Penulis : Guntenda Halilintar


foto : www.bijaks.net


Wahai,,,Gubernur kami
Jangan kau ambil Yang bukan kepunyaan mu 
Di daerah milik kami
Kau dipilih oleh kami dan untuk kami. 

Bukan oleh mereka dan untuk mereka 
Mereka yang mengatakan dirinya sebagai penghianat 
Kini kau bekerja untuk kesejahteraan kami. 
Bukan bekerja karena disuruh oleh mereka

Tindakan mu terhadap natas labar kami. 
Sangat menyakitkan
Dengan siapakah kau berkoalisi,,,??? 
Dengan siapa kah berkompromi,,,??? 
Hentikan privatisasi pantai pede. 

Jangan Kau Usik kami
Jangan tunggangi kami 
Demi untuk kepentingan PLITIK, PARTAI, dan PRIBADIMU 
Lalu kau HIANATI kami

Kau anak tirikan kepentingan yang seharusnya kau kerjakan untuk kamii, 
Kami bukan anak catur yang kau permainkan, 
kami adalah kami dan kau adalah mereka
Tindakan yang tidak terpuji ini melambangkan, engkau sudah menciderai kepercayaan kami, Yang sudah kami berika selama satu DEKADE ini.

Sudah saatnya kau balik kanan
Dan berdirilah bersama kami 
Untuk melawan kaum KAPITALISME yang mewarnai POLITIK busuk lokal.
Hanya untuk kepentingan DAHAGA.

Apakah kau tidak malu,,,???
Selama ini kami selalu menghujat namamu
Dimanakah perasaan Mu,,,???
Ataukah dengan sikap BUNGKAM kau menghadap kami,,,???
Lekaslah pergi sebab kami akan menyampu sampah dan debu.
Read More
    email this       edit
Published 09.18.00 by with 0 comment

DIMANAKAH MEREKA...???

PENCAPAIAN BESAR, TENTU MELEWATI TANTANGAN YANG BESAR.
Penulis : Guntenda Halilintar.


Wae Mas Wari Kati ( Cucu Bpk. Yohanes Tenda )
WAE MAS WARI KATI ( Cucu Bpk. Yohanes Tenda )
Sore menjelang petangTepatnya kamis, 4 Januari 2016Kota Jakarta diguyuri hujan lebat,Kabut tebal menghiasi awan biru.Hujan dan anginpun mengamukHalilintar dan petir bergemuru sampai diujung kukuu, Seolah lantunan lagu melayu.Angin sore ini Menelusuk kedalam hati dan pikiran,Situasi kota ini kian terpuruk tak ada tanda-tanda,Menunggu mataharipun, kian tak datang untuk mengusir kabut, sebab sebab warna biru dibalut abu-abu.Didalam rumahHanya secangkir kopiMencoba membangkit gairah baru, opini baru, serta imajinasi baruu, terdengar jauh lagu yang indah "semua pasti berlalu ".Jam dinding tak pernah berbohong, mataharipun selalu tepatin janji, sore ini menunjukan pukul 16:00, matahari perlahan-lahan kembali dalam persembunyiannya, kabut tebal mulai tak terlihat, biru langit menunjukan kecerahannya. Kusambut dengan membuka pintu rumah, membiarkan cahaya itu menyinari sampai pojok dinding kamar kuu.Sampai saat ini perasaanku tenang, tak gentar melawan kabut, petir skalipun halilintar jakartaa, hanya mundur selangkah untuk maju seribu langkah kedepan, kini saatnya menata masa depan, bersama keluarga besar memegang obor pada barisan depan. Kini ku mulai mengkir sejarah dalam perjalan seribu langkah kedepan. 
Read More
    email this       edit

Senin, 25 Januari 2016

Published 03.34.00 by with 0 comment

SAJAK PANTAI PEDE, LABUAN BAJO KAB. MANGGARAI BARAT

SAJAK PANTAI PEDE, LABUAN BAJO KAB. MANGGARAI BARAT




SAJAK PANTAI PEDE, LABUAN BAJO KAB. MANGGARAI BARAT

OLEH : Guntenda Halilintar

Dengungan suara lantang generasi muda,
Akan mengusik jiwa para penghianat,
Sistem Negara Oligarki pertandaan kian datang menhampiri Natas labar Manggarai Barat,
Puisi indah nan lagu melodi seolah mengutuk kaum kapitalisme yang mengembara dinatas labar,

Pantai pede adalah pesan Roh Nenek Moyang Manggarai Barat,
Pantai pede adalah milik kami, berhenti mengeluh terhadap mereka yang rakus, mereka yang merancang Politik Busuk
stop privatisasi PANTAI PEDE,,,!!!
Mencoba merangkai nama Natas Labar  dan pesan Nenek Moyang terhadap Pantai Pede
“ Pantai Pede “
Padamu pesan alam membisik
Banyak jejak peradaban yang membekas
Dalam ingatan jaman, kau tak terusik
Di rahimmu rasa berkelana bebas

Kau,,,Kaulah potret bingkai jaman
Wajah teduhmu menebar pesona Nusantara
Banyak yang datang berkisah menawan
Ditubuh bumi kaulah kepekahan jiwa

Sayang,,,keindahanmu hancur
Oleh jejak berkelana bebas
Pesonamu yang liar
Hampir hilang dan tiada akar yang membekas

Read More
    email this       edit

Jumat, 08 Januari 2016

Published 09.21.00 by with 0 comment

KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT

KESIAPAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT

“Oleh-oleh Natal untuk Pemerintah Daerah Mabar”
“Oleh-oleh Natal untuk Pemerintah Daerah Mabar”

Oleh : Guntenda Halilintar
Pada tanggal 27 Desember 2015 tahun kemarin Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (MABAR) - Flores menerima Rombongan Tamu Anggung Dari Pemerintah Pusat Yaitu Bapak Presiden Ir. Jokowi Dodo (Jokowi), dalam kunjungannya ke labuan Bajo Presiden Jokowi membawa beberapa oleh-oleh atau kado  akhir tahun untuk Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat yaitu Peresmian Bandar (Bandara) Udara Komodo Labuan Bajo pada hari Minggu (27/12/2015).
Sebutan oleh-oleh ini pada dasarnya adalah kunjungan Rombongan Tamu Agung dari Pusat yang bertepatan dengan hari Raya Natal Agama Kristen Khatolik 25 Desember 2015 dan bersamaan Provinsi NTT ditetapkan menjadi Tuan Rumah Natal Kali ini, tentu ini juga menjadi bagian dari kado natal atau oleh-oleh dari pemerintah pusat untuk pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat - Flores.
Kabupaten Manggarai Barat - Flores adalah salah satu kabupaten otonom yang berada pada wilayah bagian barat pulau flores yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat menjadi salah satu dari 10 kawasan Objek wisata baru  tentu hal ini pemerintah pusat akan memperhatikan secara khusus baik dari sarana Infrastrukturnya, Penataan Pariwisatanya maupun Tata Pengelolaan Pariwisata, langkah pertama yang dilakukan oleh pemerintah Pusat adalah Meresmikan terminal penupang Bandar (Bandara) Udara Komodo, langkah ini sangat tepat selain menigkatnya Kehadiran Tamu Wisatawan tentu juga meningkat jumlah kedatangan tamu di Labuan Bajo-Manggarai Barat diperkirakan akan meningkat 1,5 juta penumpang per tahun sementara selama ini jumlah kedatangan tamu pertahunnya hanya 150 ribu penumpang.
Ignasius Jonan mengatakan anggaran untuk pembangunan fasilitas ini sebanyak Rp 191,7 miliar dari APBN 2015. Fasilitas terminal penumpang Bandar Udara Komodo yang baru ini seluas 9.687 meter persegi...disini Penulis hanya mau mengajukan Beberapa Pertanyaan Terkait Oleh-oleh dari Pemerintah Pusat, apakah Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabupaten Manggarai Barat sudah siap,,,?, yang kedua apakah sistem Pengelolaan dana sebesar ini akan terbuka dari sistem pengawan KPK dan BPK, sebab melihat kondisi Kabupaten Manggarai Barat saat ini masih belum stabil dalam mengelola anggaran terkait pembangunan Infrastruktur dan anggaran lainya. Ini yang menjadi keresahan dan kekawatiran dari Penulis, apalagi dalam sambutan Pak Jokowi “Kita harapkan Ekonomi Labuan Bajo makin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang melalui bandar Udara Komodo”.  (Ferdinand Ambo/Petrus/PTD/Floresa) Oleh karnanya perlu terjaganya kualitas infrastruktur pariwisata, jalan yang memadai, pelabuhan yang layak, transportasi menuju lokasi wisata, perlu diperhatikan dengan baik. Sementara Menurut informasi yang penulis dapatkan selama ini berkaitan tranportasi menuju lokasi wisata tidak adanya Jalur transportasi Satu Pintu, ini yang menjadi persoalan yang sangat besar terhadap tata pengelolaanya, selama ini bagi mereka (Wisatawan) yang kunjung kebeberapa Objek Pariwisata tidak melalui pelayanan jalur Satu Pintu mereka datang lansung ke Lokasi, beberapa tujuan Objek Wisata seperti Pulau Bidadari, Pulau Padar, dan Pulau Komodo, Kalo Presiden RI
Bpk. Ir. Jokowi Dodo Mengaharapkan Perekonomian Labuan Bajo Kabupten Manggarai Barat makin meningkat seiring dengan meningkatnya kedatangan Wisatawan maka Perlu dibuat Jalur Pelayanan Satu Pintu agar tindak Sembrono  dan semaunya saja tentu ada aturan mainya. Pesan Presiden untuk masyarakat Manggarai Barat, “Taman Nasional Komodo merupakan kebanggan Indonesia dan warisan dunia. “Kita jaga bersama, rawat bersama”,
PULAU Flores Model Pariwisata dunia.
pintu masuk utama

Labun Bajo(Mabar), merupakan pintu masuk utama tujuan Destinasi Pariwisata Flores, yang menjadi model pariwisata adalah Taman Nasional Komodo (TNK), Wae Rebo, Liang Bua, Danau Kelimutu  serta objek wisata lainya juga Bentangan Luas Wilayah Flores yang diselimuti oleh pulau-pulau kawansan potensi pariwisata yang unik, langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah pusat untuk menunjang kebutuhan infrastruktur Pariwisata yaitu Peresmian Bandar (bandara) Udara Komodo, sebab selama ini salah satu kendala yang dihadapi adalah Jalur Transportasi Udara, contohnya wisatawan asing dengan tujuan wisata Flores, harus melalui jalur udara dengan jalur Jakarta, Bali, Labuan Bajo, itu artinya sebelum tujuan wisata mereka ke Flores, mereka (wisatawan) singga atau istirahat sementara waktu atau beberapa hari di Bali dan menikmati Keindahan Wisata bali, Nah ini salah satu kendala, kadang-kadang mereka (wisatawan) sudah malas mau ke flores karna sudah lelah atau mereka sudah menikmati. Tentu langkah yang diambil oleh pemerintah pusat kami sebagai warga Labuan Bajo-Flores sangat mendukung demi kemajuan daerah kami (Flores).  
ANTARA PARIWISATA  DAN KEARIFAN  BUDAYA  LOKAL.
Pulau Flores memiliki berbagai potensi Alam dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik Wisata, Flores terdiri dari berbagai macam budaya yang sangat melekat dengan kehidupan sehari-harinya, tentu ini sanagt erat sekali kaitanya dengan pengembangan sektor pariwisata, kearifan budaya lokal inilah yang menjadi daya tarik wisata. Pada dasarnya pulau flores merupakan pulau yang menyimpan sejuta potensi Wisata meliputi Wisata Alam, Budaya dan potensi wisata sejarah yang tersebar dimasing-masing kabupaten yang berada di pulau flores.
Keindahan objek-objek pariwisata dan budaya inilah yang menjadi menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing yang mau berkunjung kepulau flores, sebut saja Pulau Komodo (Taman Nasional Komodo - TNK) yang berada di Kabupaten Manggarai Barat. tentu untuk menuju ke pulau komodo harus melalui Labuan Bajo melalui pelayanan Satu Pintu dan juga sebagai pintu masuk menuju kawasan objek wisata. Danau Kelimutu yang berada di Kabupaten Ende terletak di Desa Koanara, Kec. Wolowaru, danau kelimutu terkenal dengan keindahan Warnanya yang berbeda, yang dapat memikat seluru hati wisatawan yang berkunjung kesana, keunikannyalah yang menjadi daya tarik untuk wisatawan.
Dan keindahan alam lainnya yang mengagumkan adalah Air Terjun Cunca Rami, yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Kec. Sano Nggoang, Desa Wae Lolos, Cunca Rami yang berada pada Kaki Gunung Mbeliling yang bertepatan dengan Kampung Rangat dan Kampung Lamung tentu akses jalan untuk menuju lokasi objek wisata cunca rami bisa menggunakan atau mengendarai kendaraan roda dua dan atau roda empat dari labuan bajo menuju Roe, melewati perkampungan Langgo, sebelum sampai kampung Rangat wisatawan dapat menikmati pemandangan bentangan Alam Pegunungan dan bisa menikmati puncak gunung Mbeliling. Dari kampung Langgo sampai kampung Rangat desa wae lolos selama dalam perjalan wisatawan disajikan pemandangan puncak Gunung yang berjajar. Setelah sampai dikampung Rangat, wisatawan menuju lokasi berjalan kaki hanya menempuh dengan jarak 30 menit dari Kampung Rangat sampai menuju Cunca Rami.
Tempat-tempat pariwisata mengagungkan inilah yang sesungguhnya menjadi modal utama dibidang pariwisata untuk meningkatkan perekonomian dimasing-masing daerah/kabupaten, namun dalam perkembangannya belum dioptimalkan pemanfaatannya dengan maksimal sehingga belum menjadi perhatian wisatawan. Tentu dengan harapan upaya dari pemerintah pusat berkaitan dengan Peresmian Bandar (Bandara) Nasional Komodo kedepan pemerintah daerah harus memperhatikan tempat-tempat yang potensial ini untuk meningkatnya perekonomian dan berjalanya roda pembangunan infrastruktur lainya tentu juga untuk menambah Devisa Negara.
Selain dari pada objek wisata alam, Pulau Flores  kaya akan objek wisata sejarah dan budaya, diantaranya adalah Tarian Caci, Sanda, Rangguk Alu dari Manggarai, Tarian Ja’i dari Kab. Bejawa, Tarian Hegong Dari Maumere dan Tarian Gawi dari Ende, tarian-tarian inilah menjadi salah satu daya tarik wisatawan manakala berkunjung di setiap daerah/kabupatennya, dan tarian ini biasasnya sering digelar pada saat upacara adat. sedangkan objek wisata yang bersejarah diantaranya, Danau Kelimutu yang terletak disesa Koanara Kec. Wolowaru, Gua Liang Mbua terletak dikab. Manggarai, Gua Batu Cermin di Labuan Bajo Kab. Manggarai Barat, Danau Sano Nggoang terletak disesa Wae Sano Kec. Sano nggoang Kab. Manggarai Barat Flores NTT dan beberapa tempat bersejarah lainya. Diharapka pemerintah dimasing-masing daerah tentu wisata bersejarah ini perlu konsep pengembangan yang lebih baik dan aksesibilitas yang baik agar lebih menarik dan diminati oleh wisatawan lokal maupun manca negara.

Menurut penulis lambannya perkembangan sektor pariwisata di pulau flores adalah tidak adanya jalur transportasi yang memadai dan jalur infrastruktur yang mendukung terhadap perkembangan sektor pariwisata, selain itu kebijakan perkembanagan objek pariwisata di pulau flores tidak menempatkan masyarakat desa dan masyarakat pantai sebagai pelaku utama. Oleh karenaya dengan disahnya Bandara Komodo menjadi salah satu bandara Nasional Komodo bisa memudahkan akses jalur untuk tujuan wisata ke pulau flores untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Melihat kenyataanya flores merupakan tujuan destinasi pariwisata dan kabupaten manggarai barat menjadi akses utama/pintu masuk utama menuju surganya objek wisata flores.   
Read More
    email this       edit

Senin, 04 Januari 2016

Published 23.59.00 by with 0 comment

“ Keluargaku Penuh Syukur “


          Sajak Natal “ Keluargaku Penuh Syukur “
Oleh : Guntenda
Kita rayakan tahun syukur ini dengan sukacita
Bersyukur atas pelayanan yang kita lakukan dan kita terima
Bersyukurlah kita dengan persaudaraan yang saling mendukung diantara keluarga

Mari,,,ciptakan suasana syukur dengan bergembira riah
Hari natal telah tiba nyanyian kidung natal bergema diseluruh nusantara
G l o r i a   i n   e x c e l s u s  d e o Mari kita buka mata dan hati

Menyambut kedatangan sang juru selamat kita yesus kristus
Dialah raja diatas segala raja, nama yang mengatasnamakan segala nama
Dialah putra mungil yang lahir dikadang betlehem

Dia lahir untuk membebaskan kita dari segala dosa-dosa
Melalui sang perawan maria
Dialah yesus putra daut yang lahir pada malam natal 25 desember 2015

Selamat Natal
&
Tahun Baru


Read More
    email this       edit

Rabu, 30 Desember 2015

Published 22.09.00 by with 0 comment

Pilkada serentak

Pilkada serentak
GUN HALILINTAR·1 DESEMBER 2015  4 kali Dibaca Tulisan melalui Facebook



Secara serentak di 269 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia akan menggelar Pilkada Serentak 2015 untuk melahirkan tokoh-tokoh baru serta berintegritas, hal ini merupakan sejarah yang terbaru yang diciptakan dalam NEGERI ½ Demokrasi, dalam perjalannya yang panjang baru kali ini mengadakan Pemilihan Kepala daerah kabupaten/kota dan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur yang melahirkan 9 Gubernur dan Wakil Gubernur , 224 Bupati dan Wakil Bupati serta 36 Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan.Pilkada serentak di akhir tahun 2015, merupakan salah satu agenda penting dalam perjalanan demokrasi kita di tingkat lokal, pengertian serentak bukan hanya pada saat pemilihan saja. Namun Setelah penetapan oleh KPU masing daerah akan diselenggarakan PELANTIKAN secara Serentak juga, Pengertian SERENTAK berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)adalah Serentak/ Se-ren-tak/ 1. Bersama-sama (tentang gerakan dan waktunya 2. Seketika itu juga , Spontan, Serta-merta.
Komisi Pemilihan Umum memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah Secara serentak tahun akan digelar pada 9 Desember 2015. Meski beberapa tahapan didaerah mengalami perubahan , Ketua KPU Husni Kamil Manik menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan terganggujadwal pemilihan yang telah ditetapkan melalui Unadang-undang , secara nasional jadwalnya tetap sama sesuai dengan yang ditetapkan PKPU Nomor 2 Tahun 2015. Hanya ada pemadatan terhadap jadwal kegiatan selanjutnya itu akan memengaruhi jadwal didaerah setempat, tetapi tidak mengganggu jadwal didaerah lain,”Jkt Pusat, Jumat (7/8/2015).
Tahapan Pilkada Serentak 19 April – Mei 2015 : pembentukan PPS dan PPK
20 Mei : penyerahan Syarat dukungan Calon Gubernur/Wakil Gubernur
7 Juni : Penyerahan Syarat dukungan Calon Bupati/Wakil Bupati atau Wali Kota/Wakil Wali Kota
9-24 Juni : Pengolahan Daftar Penduduk Pemilihan Potensial
24- Juni – 6 November : Pemutakhiran Data Pemilihan
26 -28 Juli : Pendaftaran Calon Kepala Daerah 24 Agustus : Penetapan Pasangan Calon
25 Agustus – 6 Desember : Kampanye
9 Desember : Pemungutan Suara
10 -17 Desember : Penghitungan Suara dari TPS Ke Kecamatan dan Propvinsi
16 Desember - 19 Februari 2016 : Tenggang Waktu Sengketa Perselisian Hasil Pemilu
29 Februari 2016 : Penetapan Bupati/ Wakil Bupati atau Wali kota/Wakil Wali Kota
1 Maret 2016 : Penetapan Gubernur/Wakil Gubernur
Darftar Nama-nama Calon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Barat
1. Drs. Agustinus CH. Dula Pensiun PNS (Bupati Manggarai Barat) – Drh. Maria Geong, Ph.D Pensiun PNS Pensiun PNS, PARPOL Partai NasDem, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional
2. DRS. Gasa Maximus, M.SI Wakil Bupati – H. Abdul Asis, M.Pd.i Wiraswasta PARPOL Partai Gerinda, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang
3. Drs. Tobias Wanus Anggota DPRD Provinsi NTT – Fransiskus Sukmaniara Anggota DPRD Kab. Manggarai Barat PARPOL Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat
4. Ir. Pantas Ferdinandus, M.SI PNS – Yohanes Dionesius Hapan Swasta, PERORANGAN
5. Mateus Hamsi, S.Sos Ketua DPRD Kab. Manggarai Barat – DRS. Paul Serak Baut, M.Si Wirausaha PARPOL Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan
Dari 5 Calon Kepala Daerah diatas merupakan Putra dan Putri Terbaik Manggarai Barat untuk saat ini, bahkan ada satu nama yang tidak lolos pada tahap ferifikasi data di KPU Bpk. Fidelis Pranda, yang saat ini beliau ada pada bangku duduk CADANGAN dalam Pertandingan Bola DEMOKRASI. dalam pertandingan kali ini terlihat sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, contohnya berkaitan dengan isu-isu yang dikemas secara politik terkait Pemekaran Kab. Manggarai Barat menjadi Kab. Manggarai Barat Daya, isu terbilang sangat Mempengaruhi suhu politik di MABAR.
Harapan kami sebagai Masyarakat Mabar, agar dalam Proses Demokrasi Berlansung berjalan secara Aman, Damai, Jujur dan Adil sesuai Pilihan rakyat serta agar pilkada dapat menghasilkan Kader-kader Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang terpilih yang memiliki Kompetensi dan Integritas yang tinggi guna untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat didaerah.
Dan kamipun berharap kepada seluruh Tim Sukses masing-masing Calon Kepala Daerah untuk tidak melakukan INTIMIDASI kepada WARGA MABAR dan Hindarkan POLITIK UANG. Marilah kita ciptakan Suhu Politik yang beradab, mengedepankan Budaya Politik yang baik agar dapat menjadi Contoh untuk daerah0derah lainnya


Read More
    email this       edit