Kamis, 11 Februari 2016
"Kisah Menghantar Anak Hilang"
"Menghantar
Anak Kandung (Pantai Pede) Kepangkuan
Ayah dan Ibunya".
Penulis : Guntenda Halilintar.
Cerpen : Cerita Pendek, Terkait Pantai Pede Di Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat, Flores – NTT di
Deskripsikan dengan kata " Anak Yang Hilang ".
Foto : Google
Di ujung kota
metropolitan rumahku dibangun, seorang arsitek lokal yang mengenyam Ilmu di Negeri Paman Sam, kembali dan membawa disign arsitektur rumahku. Indah dan
gagah sangat mempesona memikat hati para pendatang ketika melihat rumahku,
dihiasi kaca berlapis baja, dengan rumput tanpa pagar halaman sedikit hiasan
pasir berwarna putih dengan kolam yang bersih bagaikan biru tua warna langit.
Siang itu sekitar pukul 1 telphone rumahku berdering.
“ Halo Bung,,,? Suara laki-laki
dengan gaya logat timur sedang bertanya, “ disini petugas jalanan kota
kupang” kami, menemukan seorang anak
laki-laki yang terdampar disudut kota metropolitan ini. Hanya diam dan
tercengang, sebelum saya mengatakan saya masih bujang dan saya tidak punya
anak. Singkat cerita saya menuju kantor petugas jalanan tersebut menemui anak
yang mereka temukan itu, sebelum saya menyapa dia (anak itu), dengan gagah ia katakan “ Kae
Bantu Aku, toe bae jelas aku ho’o ga, do ata mboro aku, ce’e ho, tapi toe bae ise
aku, bo ise bae aku “ kemudian saya terkejut karena dia menggunakan
bahasa/dialek Manggarai “KEMPO”. Tanpa basa basi saya katakan kepada petugas
jalanan, “ BUNG Saya bawa pulang anak ini ke ayah dan ibunya di “MABAR”. Dengan
sekejap ia mengatakan “ OKE BUNG ”. yah, mereka katakan saya harus bawa pulang anak
ini ke ayah dan ibunya, kemungkinan ayah dan ibunya serta seluruh keluarga
besar, kerabat, handetolan, dan kawan sebayanya mencari DIA.
Dengan gaya
logat/dialek KEMPO saya tanya kepadanya, “
Ase Anak Diong Hau One Mabar, Eme Aku anak data Rangat, Hau Ga,,,?. jawab anak itu : Kae Aku anak de
Manggarai Barat “ saya merasa heran, dan menimbulkan pertanyaan yang besar. Adakah anak yang hilang itu di Manggarai Barat,,,? Atau Anak itu
siapa,,,? Apa perannya di Mabar,,,?, bagaimana ia begitu penting di MABAR
sehingga ia katakan bahwa dia anaknya MANGGARAI BARAT...?
Ketika saya tanya
lagi dengan dialek/logat kempo “ Ase, Coe Hau, Ngoeng Kole Ngger One,,,?” Dia diam sebentar, dan matanya melotot melihat
kearah saya, lalu dia katakan “ Kae, saya
takut pulang, mereka tidak akan percaya saat aku datang ke rumah, ayah dan ibu
ku, pasti akan tahu kalo aku bukan anak kandung mereka, itu jelas Kae”. Tanya saya : “ oh tapi hau
ga coe,,,?” “ sebenarnya saya mau pulang Kae” . saya mencoba menjelaskan
kepadanya “ Ase, saya akan mengatakan kepada ayah dan ibumu, bahwa betapa baiknya
engkau seorang anak yang mau pulang kepangkuaanya, ayah dan ibu mu tidak
mungkin bisa mengadopsi anak lain selain putra kandung mereka sendiri”.
Aku tidak
bermaksut sebagai pahlawan untuk anak ini atau untuk Ayah dan Ibunya serta Keluarganya. Tapi
Aku Mencoba Perang Meskipun Sesaat Saja hanya untuk menghantar dan
meyakinkan padanya bahwa Ayah dan Ibunya sedang menunggu dia diteras halaman
rumah mereka.
Aku berada
diposisi yang tidak enak, serba salah, tidak punya hak dan tanggung jawab besar
secara hukumnya, tidak ada satupun yang membuatku mempunyai kekuatan atas
kehidupan seorang anak yang hilang ini. Apapun yang kulakukan sekarang, entah
bicara dengan ayah dan ibunya, atau menelpon guru ngajinya, atau menghubungi
dinas sosial dan pariwisata. dan kemungkinan aku tidak berperan penting untuknya, aku hanyalah
suara kecil diantara/ditengah keramaian dan kerumunan orang banyak, aku
hanyalah suara kecil dari sekian suara yang didengar ayah dan ibunya, tanpa hak
secara hukum, aku seperti hantu yang liar bermain antara ada dan tiada. Aku
Cuma mencoba dan melihat seperti apa jadinya ketika sang ayah dan ibu melihat
sang putra tugalnya kembali dalam pelukan mereka.
Singkat
cerita,,,ketika sampai dirumahnya, pagar rumah ayah dan ibunya dalam posisi digembok, aku hampir pingsan melihat
pagar rumah itun yang dibalut dengan emas, halaman rumah yang begitu luas hampir tak ada
ujungnya. Diding kaca yang dibalut baja persis seperti rumahku di ujung kota
metropolitan. Lalu saya memencet bel, kemudian sang ayah yang membuka pintu untuk
kami, saya pun disapa dengan SENYUMAN KHAS MANGGARAI, dengan lantang saya
katakan kepada ayahnya “ Kraeng tua,
saya datang kesini untuk mengembalikan putra kandung kraeng tua sendiri, dia adalah putra bapak yang hampir
hilang, kini dia kembali kepangkuan kraeng tua lagi”. Kemudian dia hanya
tersenyum, lalu sayapun balas dengan respon senyum.
singkat cerita,
anak itupun masuk kedalam rumahnya dan saya tidak diijinkan masuk, entah kenapa saya tidak tau, saya sangat bingung, dan sayapun tidak tau
persis seperti apa penyambutan terhadap anak ini, sebab diakembali untuk
selamanya, saya tidak tau apakah ada syukuran seperti orang manggarai-kempo biasanya, mana
kala ada yang hilang lalu dia kembali pasti ada yang namanya SYUKURAN. Entah
dengan gaya pesta adat atau entahlah seperti apa. Saya hanya mengeluskan dada
setidaknya saya sudah mengembalikan dia kedalam pelukan ayah dan ibunya. Lalu
saya kembali meskipun sedikit kecewa, meskipun saya tidak dihargai oleh orang tuanya. kiranya saya sudah bersuara dan membawanya pulang. kemudia saya pulang kerumah saya sendiri dan kembali menikmati secangkir kopi asli manggarai
yang diberi oleh ayah dan ibuku sendiri. ( GH )
“ Kisah Menghantar Anak Hilang “, “KEMPO”. MANGGARAI BARAT, aku hanyalah suara kecil dari sekian suara yang didengar ayah dan ibunya, AKU INGIN PERANG MESKIPUN SESAAT SAJA...!!!
Jumat, 05 Februari 2016
“ Hukuman Mati Terduga Teroris ”
Oleh
: Guntenda Halilintar
foto : Google
|
B
|
elum lama ini seluruh Negara di
dunia masih dalam suasana peyambutan tahun baru 2016, namun Bangsa Indonesia
tidak dapat menikmati tahun baru tersebut karena tahun baru di Indonesia
disambut dan atau diwarnai aksi Bom Teroris, tepatnya di kawasan Jalan MH
Thamrin, Jakarta Pusat 14 Januari 2016, serangkaian ledakan aksi bom tersebut menewaskan
sejumlah orang baik sebagai pelaku teroris dengan aksi bom bunuh diri maupun
masyarakat sipil dan sempat terjadi baku tembak antara aparat kepolisian dan
beberapa orang yang diduga oleh kepolisian sebagai pelaku teroris pengeboman di
SARINAH.
Diberbagai Media baik Media
Nasional maupun Media Internasional ramai-ramai memberitakan Aksi Terorisme di
Indonesia, bahkan Media Nasional, baik media sosial mapun media cetak ikut
meramaikan berita tersebut dimedia sosial contohnya melalui akun Facebook ramai
dengan #kami tidak takut, itu
artinya Bangsa Indonesia tidak gentar sedikitpun terkait aksi terorisme
tersebut. Bahkan ada beberapa umat Kristen Khatolik di Indonesia tetap
merayakan penyambutan Lahir Sang Juru selamat Umat Manusia Yesus Kristus (Natal
2015) dan penyambutan Tahun Baru 2016, sebut saja Keluarga Besar Maumere - Flores NTT Se-Jabodetabek
yang dirayakan pada hari (Sabtu, 16 Januari 2016) di PRJ Kemayoran, dihari yang
bersamaan juga Keluarga Besar Ende Lio – Flores NTT Se-Jabodetabek lokasi di
Kampus Bung Karno, dan Keluarga Besar Satar Mese Manggarai Timur – Flores NTT
Se-Jabodetabek lokasi di Matraman. Tetap merayakan penyambutan Natal 2015
dan Tahun Baru 2016
Jakarta, Berita Kompas.com – Mabes
Polri memastikan pelaku teror di Sarinah, Jakarta Pusat, kamis (14/1/2016)
adqalah Kelompok Islamic State Of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia.
|
T
|
erorisme, Tragedi yang terjadi di SARINAH berkaitan dengan yang sesudahnya tragedi PARIS dan dibeberapa Negara lainya, banyak pihak menyebutTragedi
Paris dan sarina bagian dari Teror ISIS,
salah satu indikator sebelum terjadi diindonesia adalah Vidio kampanye yang di
unggah melalui Media You Tube, yang disuarakan oleh salah satu anggota Isis di
vidio tersebut sasaran Negara berikutnya adalah INDONESIA. Ujar Kepala Devisi
Humas Polri Irjen ( Pol ) Anton Charliyan di Kompleks Mabes Polri, Kamis sore
(14/1/2016) dikatakan bahwa “ salah satu
petinggi ISIS di Suriah bahwa akan
ada KONSER di Indonesia dan akan terjadi berita Internasional. Hari ini adalah
Kejadiannya” Anton menyebut, ada
1.085 gerakan RADIKAL yang terdeteksi
di Indonesia. Menurut penulis ini yang menjadi keresahan, jika memang benar
adanya demikian seperti apa yang disampaikan oleh Devisi Humas Mabes Polri
Irjen (pol) Anton Charliyan, Pertanyaanya adalah apakah Badan Intelejen Negara Indonesia atau BIN sudah mengetahui
adanya Gerakan Radikal tersebut
seperti apa yang disampaikan oleh Devisi Mabes Polri,,,? Karna terkait
tragedi kamis 14 januari kemarin bagian dari kecolongan kerja BIN, Dimanakah
BIN,,,?.
TINJAUAN HUKUM TERKAIT TRAGEDI
SARINAH
Berdasarkan pemaparan diatas tentu
kita dapat melihat bahwa tragedi Sarinah Jakarta pusat berkaitan serangan
Brutal Aksi Teroris dapat dikatakan suatu pelanggaran HUKUM BERAT, tentu untuk mengatasinya dengan Upaya hukum yang Luar
biasa juga, dan kasus diatas tergolongan dalam kasus GENOSIDA serta tergolong dalam Extra Ordinary Cryme.
Dari sisi empiris terlihat bahwa
Negara melakukan pembiaran terhadap penyerangan Aksi Teroris Bom Sarinah yang
mengancam keamanan Nasional tersebut dalam hal ini badan yang terkait yaitu BIN. Negara dengan segala aparaturnya
seharusnya telah bisa memprediksi telah terjadi kemungkinan-kemungkinan terjadi
aksi teroris tersebut, karena diberbagai negara lainya telah terjadi demikian
dan ada indikator yang meyatakan aksi berikutnya di Indonesia yang dikatakan
sebagai KONSER dijakarta seharusnya dari sekian informasi-informasi yang
didapat itu perlu dilakukan dengan AKSI CEPAT TANGGAP untuk meminimalisasi
kemungkinan terjadi aksi teroris tersebut. Dalam hal ini Negara dianggap Lalai
dalam pencegahan dan penanggulangan teror yang yang kemungkinan terjadi, negara
melalui Badan Intelijen Negara yang mempunyai peran yang strategis untuk bisa
memprediksi aksi-aksi yang kemungkinan terjadi dan melakukan antisipasi dengan
menggerahkan seluruh aparat kepolisian untuk meredam isu-isu tersebut. Aksi
yang dilakukan oleh teroris kemarin kamis 14 januari itu tergolong rapi dan
terkoordinir meskipun tidak berjumlah begitu banyak aksi pengeboman Sarinah
tersebut sebenarnya telah direncanakan secara matang dan negara melalui BIN
seharusnya sudah dapat mendeteksi dan melakukan langkah-langkah guna menjamin
keamanan nasional
Tragedi Sarinah jakarta pusat mau
tidak mau harus segera diusut, pemerintah melalui kepolisian harus berani
mengungkap siapa orang dibalik penyerangan aksi pecundang itu, jangan pernah membiarkan pelaku-pelaku yang beredar
bebas di bangsa ini dengan mengatasnama AGAMA, jika memang dari kepolisian
sudah memberikan sinyal sesuai apa yang telah diungkapkan oleh Devisi Humas
Mabes Polri, sebaiknya BIN dalam hal ini perlu bekerja Profesional dan perlu
menunjukan ke Publik bahwa BIN memang ada di Bangsa ini, dengan begitu maka
masyarakat akan tenang dan tetap menjalankan aktivitasnya. Jadikan kasus
Pengeboman SARINAH sebagai kasus yang terakhir dalam permasalahan Teror di
Masyarakat dan di Bangsa ini.
Pada kesempatan ini penulis ingin
mengkaji dari sisi pelanggaran hukum dan penindakan hukuman mati terhadap TERORISME.
Awal
eksistensi hukuman mati di Indonesia secara yuridis-historis diatur dalam KUHP,
yang sebagian besar berasal dari Negeri Belanda atau dikenal dengan Wetboek van
Strafrecht (WvS).
Ternyata dalam perkembangannya penerapan di Belanda dan Indonesia
banyak berbeda. Di Belanda, hukuman mati sudah ditiadakan sejak tahun 1870,
kecuali dalam kedaan perang. Di Indonesia sendiri
hingga saat ini kurang lebih masih ada 6 peraturan
perundang-undangan yang masih memiliki ancaman, hukuman mati antara lain:
1.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
2.
Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 Tentang Senjata Api.
3. Undang-Undang
No.15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
4.
Undang-Undang No. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.
5.
Undang-Undang No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
6. Undang-Undang No.5
Tahun 1997 Tentang Psikotropika.
Oleh karena itu
penulis sangat setuju penegakan hukuman mati di Indonesia
terkait Permasalahan Terorisme setidaknya terkait dengan pengertian HAM,
menurut pasal 1 ayat (1) Undang – undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi
manusia adalah “ seperangkat hak yang
melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai mahkluk tuhan yang maha esa dan
merupakan anugerahnya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi
oleh negara hukum, pemerintahan, dan setiap orang demi kehormatan serta
perlindungan harkat harkat dan martabat manusia “
Dalam hukum positif Indonesia hukuman
mati merupakan hukuman yang sangat efektif terkait kasus Terorisme, secara
yuridis hukuman mati diatur dalam Undang-undang No. 15 Tahun 2003 Tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Setidaknya hukuman mati terhadap
pelaku Terorisme dapat membuat kejahatan si pelaku terbalaskan setidaknya bagi
keluarga korban dan akan membuat orang lain takut melakukan kejahatan terorisme
karena akan diancam dengan hukuman serupa.
SAJAK PANTAI PEDE, LABUAN BAJO KAB. MANGGARAI BARAT
Penulis : Guntenda Halilintar
Dengungan
suara lantang generasi muda,
Akan mengusik jiwa para penghianat,
Sistem Negara Oligarki pertandaan kian datang menhampiri Natas labar Manggarai Barat,
Puisi indah nan lagu melodi seolah mengutuk kaum kapitalisme yang mengembara dinatas labar,
Akan mengusik jiwa para penghianat,
Sistem Negara Oligarki pertandaan kian datang menhampiri Natas labar Manggarai Barat,
Puisi indah nan lagu melodi seolah mengutuk kaum kapitalisme yang mengembara dinatas labar,
Pantai pede adalah pesan
Roh Nenek Moyang Manggarai Barat,
Pantai pede adalah milik kami, berhenti mengeluh terhadap mereka yang rakus, mereka yang merancang Politik Busuk
stop privatisasi PANTAI PEDE,,,!!!
Mencoba merangkai nama Natas Labar dan pesan Nenek Moyang terhadap Pantai Pede
Pantai pede adalah milik kami, berhenti mengeluh terhadap mereka yang rakus, mereka yang merancang Politik Busuk
stop privatisasi PANTAI PEDE,,,!!!
Mencoba merangkai nama Natas Labar dan pesan Nenek Moyang terhadap Pantai Pede
“ Pantai Pede “
Padamu pesan alam membisik
Banyak jejak peradaban yang membekas
Dalam ingatan jaman, kau tak terusik
Di rahimmu rasa berkelana bebas
Padamu pesan alam membisik
Banyak jejak peradaban yang membekas
Dalam ingatan jaman, kau tak terusik
Di rahimmu rasa berkelana bebas
Kau,,,Kaulah potret bingkai
jaman
Wajah teduhmu menebar pesona Nusantara
Banyak yang datang berkisah menawan
Ditubuh bumi kaulah kepekahan jiwa
Sayang,,,keindahanmu
hancur Wajah teduhmu menebar pesona Nusantara
Banyak yang datang berkisah menawan
Ditubuh bumi kaulah kepekahan jiwa
Oleh jejak berkelana bebas
“ Pantai Pede “ Padamu pesan alam membisik Banyak jejak peradaban yang membekas Dalam ingatan jaman, kau tak terusik Di rahimmu rasa berkelana bebas
UNTUK MU GUBERNUR KU
Penulis : Guntenda Halilintar
foto : www.bijaks.net
Wahai,,,Gubernur kami
Jangan kau ambil Yang bukan kepunyaan mu
Di daerah milik kami
Kau dipilih oleh kami dan untuk kami.
Bukan oleh
mereka dan untuk mereka
Mereka yang mengatakan dirinya sebagai penghianat
Kini kau bekerja untuk kesejahteraan kami.
Bukan
bekerja karena disuruh oleh mereka
Tindakan mu terhadap natas labar kami.
Sangat
menyakitkan
Dengan siapakah kau berkoalisi,,,???
Dengan siapakah kau berkoalisi,,,???
Dengan siapa kah berkompromi,,,???
Hentikan privatisasi pantai pede.
Jangan Kau Usik kami
Jangan tunggangi kami
Demi untuk kepentingan PLITIK, PARTAI, dan PRIBADIMU
Lalu kau HIANATI kami
Kau anak tirikan kepentingan yang
seharusnya kau kerjakan untuk kamii,
Kami bukan anak catur yang kau permainkan,
kami adalah kami dan kau adalah mereka
Tindakan yang tidak terpuji ini melambangkan,
engkau sudah menciderai kepercayaan kami, Yang sudah kami berika selama satu
DEKADE ini.
Sudah saatnya kau balik kanan
Dan berdirilah bersama
kami
Untuk melawan kaum KAPITALISME yang mewarnai POLITIK busuk lokal.
Hanya untuk kepentingan DAHAGA.
Apakah kau tidak malu,,,???
Selama ini kami selalu menghujat namamu
Dimanakah perasaan Mu,,,???
Ataukah dengan sikap BUNGKAM kau menghadap kami,,,???
Lekaslah pergi sebab kami akan menyampu sampah dan debu.
dan PRIBADIMU Lalu kau HIANATI kami, Jangan Kau Usik kami Jangan tunggangi kami UNTUK MU GUBERNUR KU Demi untuk kepentingan PLITIK, PARTAI
PENCAPAIAN BESAR, TENTU MELEWATI TANTANGAN YANG BESAR.
Penulis : Guntenda Halilintar.
| WAE MAS WARI KATI ( Cucu Bpk. Yohanes Tenda ) |
Sore
menjelang petangTepatnya kamis, 4 Januari 2016Kota Jakarta diguyuri hujan lebat,Kabut tebal menghiasi awan biru.Hujan dan anginpun mengamukHalilintar dan petir bergemuru sampai diujung
kukuu, Seolah lantunan lagu melayu.Angin sore ini Menelusuk kedalam hati dan pikiran,Situasi kota ini kian terpuruk tak ada tanda-tanda,Menunggu mataharipun, kian tak datang untuk
mengusir kabut, sebab sebab warna biru dibalut abu-abu.Didalam rumahHanya secangkir kopiMencoba membangkit gairah baru, opini baru, serta
imajinasi baruu, terdengar jauh lagu yang indah "semua pasti berlalu
".Jam dinding tak pernah berbohong, mataharipun
selalu tepatin janji, sore ini menunjukan pukul 16:00, matahari perlahan-lahan
kembali dalam persembunyiannya, kabut tebal mulai tak terlihat, biru langit
menunjukan kecerahannya. Kusambut dengan membuka pintu rumah, membiarkan cahaya
itu menyinari sampai pojok dinding kamar kuu.Sampai saat ini perasaanku tenang, tak gentar
melawan kabut, petir skalipun halilintar jakartaa, hanya mundur selangkah untuk
maju seribu langkah kedepan, kini saatnya menata masa depan, bersama keluarga
besar memegang obor pada barisan depan. Kini ku mulai mengkir sejarah dalam
perjalan seribu langkah kedepan.
dalam hal ini jika memberikan sebuah informasi terhadap orang lain., tidak lebih namun pas, WAE MAS WARI KATI. Wari kati adalah sebuah semboyan dari alm Bp. Yahanes Tenda yang artinya tidak kurang
Senin, 25 Januari 2016
OLEH : Guntenda Halilintar
Dengungan suara lantang generasi
muda,
Akan mengusik jiwa para
penghianat,
Sistem Negara Oligarki
pertandaan kian datang menhampiri Natas labar Manggarai Barat,
Puisi indah nan lagu
melodi seolah mengutuk kaum kapitalisme yang mengembara dinatas
labar,
Pantai pede adalah pesan
Roh
Nenek Moyang Manggarai Barat,
Pantai pede adalah milik
kami, berhenti mengeluh terhadap mereka yang rakus, mereka yang merancang Politik
Busuk
stop privatisasi PANTAI PEDE,,,!!!
Mencoba merangkai nama Natas
Labar dan pesan Nenek Moyang
terhadap Pantai Pede
“ Pantai
Pede “
Padamu pesan alam
membisik
Banyak jejak peradaban
yang membekas
Dalam ingatan jaman, kau
tak terusik
Di rahimmu rasa berkelana
bebas
Kau,,,Kaulah potret
bingkai jaman
Wajah teduhmu menebar
pesona Nusantara
Banyak yang datang
berkisah menawan
Ditubuh bumi kaulah
kepekahan jiwa
Sayang,,,keindahanmu
hancur
Oleh jejak berkelana
bebas
Pesonamu yang liar
Hampir hilang dan tiada
akar yang membekas
Jumat, 08 Januari 2016
KESIAPAN
PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH
PUSAT
“Oleh-oleh Natal untuk Pemerintah Daerah Mabar”
“Oleh-oleh Natal untuk Pemerintah Daerah Mabar”
Oleh : Guntenda Halilintar
Pada
tanggal 27 Desember 2015 tahun kemarin Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (MABAR) - Flores menerima Rombongan Tamu
Anggung Dari Pemerintah Pusat Yaitu Bapak Presiden Ir. Jokowi Dodo (Jokowi),
dalam kunjungannya ke labuan Bajo Presiden Jokowi membawa beberapa oleh-oleh atau kado
akhir tahun untuk Pemerintah
Kabupaten Manggarai Barat yaitu Peresmian Bandar (Bandara) Udara Komodo Labuan Bajo pada hari Minggu (27/12/2015).
Sebutan oleh-oleh ini pada dasarnya adalah
kunjungan Rombongan Tamu Agung dari Pusat yang bertepatan dengan hari Raya
Natal Agama Kristen Khatolik 25 Desember 2015 dan bersamaan Provinsi NTT ditetapkan
menjadi Tuan Rumah Natal Kali ini, tentu ini juga menjadi bagian dari kado
natal atau oleh-oleh dari pemerintah pusat untuk pemerintah daerah Kabupaten
Manggarai Barat - Flores.
Kabupaten Manggarai Barat - Flores adalah
salah satu kabupaten otonom yang berada pada wilayah bagian barat pulau flores
yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat menjadi salah satu dari 10
kawasan Objek wisata baru tentu
hal ini pemerintah pusat akan memperhatikan secara khusus baik dari sarana
Infrastrukturnya, Penataan Pariwisatanya maupun Tata Pengelolaan Pariwisata,
langkah pertama yang dilakukan oleh pemerintah Pusat adalah Meresmikan terminal
penupang Bandar (Bandara) Udara
Komodo, langkah ini sangat tepat selain menigkatnya Kehadiran Tamu Wisatawan
tentu juga meningkat jumlah kedatangan tamu di Labuan Bajo-Manggarai Barat
diperkirakan akan meningkat 1,5 juta penumpang per tahun sementara selama ini jumlah
kedatangan tamu pertahunnya hanya 150 ribu penumpang.
Ignasius Jonan mengatakan anggaran untuk pembangunan fasilitas ini
sebanyak Rp 191,7 miliar dari APBN 2015. Fasilitas terminal penumpang
Bandar Udara Komodo yang baru ini seluas 9.687 meter persegi...disini Penulis
hanya mau mengajukan Beberapa Pertanyaan Terkait Oleh-oleh dari Pemerintah
Pusat, apakah Pemerintah Daerah dalam hal ini Kabupaten Manggarai Barat sudah
siap,,,?, yang kedua apakah sistem Pengelolaan dana sebesar ini akan terbuka
dari sistem pengawan KPK dan BPK, sebab melihat kondisi Kabupaten Manggarai
Barat saat ini masih belum stabil dalam mengelola anggaran terkait pembangunan
Infrastruktur dan anggaran lainya. Ini yang menjadi keresahan dan kekawatiran
dari Penulis, apalagi dalam sambutan Pak Jokowi “Kita harapkan Ekonomi Labuan Bajo makin meningkat seiring dengan
meningkatnya jumlah wisatawan yang datang melalui bandar Udara Komodo”. (Ferdinand Ambo/Petrus/PTD/Floresa) Oleh karnanya perlu terjaganya kualitas infrastruktur pariwisata,
jalan yang memadai, pelabuhan yang layak, transportasi menuju lokasi wisata,
perlu diperhatikan dengan baik. Sementara Menurut informasi yang penulis
dapatkan selama ini berkaitan tranportasi menuju lokasi wisata tidak adanya
Jalur transportasi Satu Pintu, ini yang menjadi persoalan yang sangat besar
terhadap tata pengelolaanya, selama ini bagi mereka (Wisatawan) yang kunjung kebeberapa Objek Pariwisata tidak melalui pelayanan jalur Satu Pintu mereka datang
lansung ke Lokasi, beberapa tujuan Objek Wisata seperti Pulau Bidadari, Pulau
Padar, dan Pulau Komodo, Kalo Presiden RI
Bpk. Ir. Jokowi Dodo Mengaharapkan Perekonomian Labuan Bajo
Kabupten Manggarai Barat makin meningkat seiring dengan meningkatnya kedatangan
Wisatawan maka Perlu dibuat Jalur Pelayanan
Satu Pintu agar tindak Sembrono dan semaunya saja tentu ada aturan mainya.
Pesan Presiden untuk masyarakat Manggarai Barat, “Taman Nasional Komodo merupakan
kebanggan Indonesia dan warisan dunia. “Kita jaga bersama, rawat bersama”,
PULAU Flores Model Pariwisata
dunia.
Labun Bajo(Mabar), merupakan pintu masuk utama tujuan Destinasi Pariwisata Flores, yang menjadi model pariwisata adalah Taman Nasional Komodo (TNK), Wae Rebo, Liang Bua, Danau Kelimutu serta objek wisata lainya juga Bentangan Luas Wilayah Flores yang diselimuti oleh pulau-pulau kawansan potensi pariwisata yang unik, langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah pusat untuk menunjang kebutuhan infrastruktur Pariwisata yaitu Peresmian Bandar (bandara) Udara Komodo, sebab selama ini salah satu kendala yang dihadapi adalah Jalur Transportasi Udara, contohnya wisatawan asing dengan tujuan wisata Flores, harus melalui jalur udara dengan jalur Jakarta, Bali, Labuan Bajo, itu artinya sebelum tujuan wisata mereka ke Flores, mereka (wisatawan) singga atau istirahat sementara waktu atau beberapa hari di Bali dan menikmati Keindahan Wisata bali, Nah ini salah satu kendala, kadang-kadang mereka (wisatawan) sudah malas mau ke flores karna sudah lelah atau mereka sudah menikmati. Tentu langkah yang diambil oleh pemerintah pusat kami sebagai warga Labuan Bajo-Flores sangat mendukung demi kemajuan daerah kami (Flores).
ANTARA
PARIWISATA DAN KEARIFAN
BUDAYA LOKAL.
Pulau Flores memiliki berbagai potensi
Alam dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik Wisata, Flores terdiri
dari berbagai macam budaya yang sangat melekat dengan kehidupan sehari-harinya,
tentu ini sanagt erat sekali kaitanya dengan pengembangan sektor pariwisata,
kearifan budaya lokal inilah yang menjadi daya tarik wisata. Pada dasarnya
pulau flores merupakan pulau yang menyimpan sejuta potensi Wisata meliputi
Wisata Alam, Budaya dan potensi wisata sejarah yang tersebar dimasing-masing
kabupaten yang berada di pulau flores.
Keindahan objek-objek pariwisata dan
budaya inilah yang menjadi menarik perhatian wisatawan lokal maupun asing yang
mau berkunjung kepulau flores, sebut saja Pulau Komodo (Taman Nasional Komodo - TNK) yang berada di Kabupaten Manggarai
Barat. tentu untuk menuju ke pulau komodo harus melalui Labuan Bajo melalui
pelayanan Satu Pintu dan juga sebagai pintu masuk menuju kawasan objek wisata.
Danau Kelimutu yang berada di Kabupaten Ende terletak di Desa Koanara, Kec.
Wolowaru, danau kelimutu terkenal dengan keindahan Warnanya yang berbeda, yang
dapat memikat seluru hati wisatawan yang berkunjung kesana, keunikannyalah yang
menjadi daya tarik untuk wisatawan.
Dan keindahan alam lainnya yang
mengagumkan adalah Air Terjun Cunca Rami, yang terletak di Kabupaten Manggarai
Barat, Kec. Sano Nggoang, Desa Wae Lolos, Cunca Rami yang berada pada Kaki Gunung
Mbeliling yang bertepatan dengan Kampung Rangat dan Kampung Lamung tentu akses
jalan untuk menuju lokasi objek wisata cunca rami bisa menggunakan atau
mengendarai kendaraan roda dua dan atau roda empat dari labuan bajo menuju Roe,
melewati perkampungan Langgo, sebelum sampai kampung Rangat wisatawan dapat
menikmati pemandangan bentangan Alam Pegunungan dan bisa menikmati puncak
gunung Mbeliling. Dari kampung Langgo sampai kampung Rangat desa wae lolos
selama dalam perjalan wisatawan disajikan pemandangan puncak Gunung yang
berjajar. Setelah sampai dikampung Rangat, wisatawan menuju lokasi berjalan
kaki hanya menempuh dengan jarak 30 menit dari Kampung Rangat sampai menuju
Cunca Rami.
Tempat-tempat pariwisata mengagungkan
inilah yang sesungguhnya menjadi modal utama dibidang pariwisata untuk
meningkatkan perekonomian dimasing-masing daerah/kabupaten, namun dalam
perkembangannya belum dioptimalkan pemanfaatannya dengan maksimal sehingga
belum menjadi perhatian wisatawan. Tentu dengan harapan upaya dari pemerintah
pusat berkaitan dengan Peresmian Bandar
(Bandara) Nasional Komodo kedepan pemerintah daerah harus memperhatikan
tempat-tempat yang potensial ini untuk meningkatnya perekonomian dan berjalanya
roda pembangunan infrastruktur lainya tentu juga untuk menambah Devisa Negara.
Selain dari pada objek wisata alam,
Pulau Flores kaya akan objek
wisata sejarah dan budaya, diantaranya adalah Tarian Caci, Sanda, Rangguk Alu
dari Manggarai, Tarian Ja’i dari Kab. Bejawa, Tarian Hegong Dari Maumere dan
Tarian Gawi dari Ende, tarian-tarian inilah menjadi salah satu daya tarik
wisatawan manakala berkunjung di setiap daerah/kabupatennya, dan tarian ini
biasasnya sering digelar pada saat upacara adat. sedangkan objek wisata yang
bersejarah diantaranya, Danau Kelimutu yang terletak disesa Koanara Kec.
Wolowaru, Gua Liang Mbua terletak dikab. Manggarai, Gua Batu Cermin di Labuan
Bajo Kab. Manggarai Barat, Danau Sano Nggoang terletak disesa Wae Sano Kec.
Sano nggoang Kab. Manggarai Barat Flores NTT dan beberapa tempat bersejarah
lainya. Diharapka pemerintah dimasing-masing daerah tentu wisata bersejarah ini
perlu konsep pengembangan yang lebih baik dan aksesibilitas yang baik agar
lebih menarik dan diminati oleh wisatawan lokal maupun manca negara.
Menurut penulis lambannya perkembangan
sektor pariwisata di pulau flores adalah tidak adanya jalur transportasi yang
memadai dan jalur infrastruktur yang mendukung terhadap perkembangan sektor
pariwisata, selain itu kebijakan perkembanagan objek pariwisata di pulau flores
tidak menempatkan masyarakat desa dan masyarakat pantai sebagai pelaku utama.
Oleh karenaya dengan disahnya Bandara Komodo menjadi salah satu bandara
Nasional Komodo bisa memudahkan akses jalur untuk tujuan wisata ke pulau flores
untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Melihat kenyataanya
flores merupakan tujuan destinasi pariwisata dan kabupaten manggarai barat
menjadi akses utama/pintu masuk utama menuju surganya objek wisata flores.
Senin, 04 Januari 2016
Oleh : Guntenda
Kita
rayakan tahun syukur ini dengan sukacita
Bersyukur
atas pelayanan yang kita lakukan dan kita terima
Bersyukurlah
kita dengan persaudaraan yang saling mendukung diantara keluarga
Mari,,,ciptakan
suasana syukur dengan bergembira riah
Hari natal
telah tiba nyanyian kidung natal bergema diseluruh nusantara
G l o r i
a i n
e x c e l s u s d e o Mari kita
buka mata dan hati
Menyambut
kedatangan sang juru selamat kita yesus kristus
Dialah
raja diatas segala raja, nama yang mengatasnamakan segala nama
Dialah putra
mungil yang lahir dikadang betlehem
Dia lahir
untuk membebaskan kita dari segala dosa-dosa
Melalui
sang perawan maria
Dialah
yesus putra daut yang lahir pada malam natal 25 desember 2015
Selamat
Natal
&
Tahun Baru
Rabu, 30 Desember 2015
Pilkada
serentak
Secara
serentak di 269 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia akan menggelar Pilkada
Serentak 2015 untuk melahirkan tokoh-tokoh baru serta berintegritas, hal ini
merupakan sejarah yang terbaru yang diciptakan dalam NEGERI ½ Demokrasi, dalam perjalannya yang panjang
baru kali ini mengadakan Pemilihan Kepala daerah kabupaten/kota dan Pemilihan
Gubernur/Wakil Gubernur yang melahirkan 9 Gubernur dan Wakil Gubernur , 224
Bupati dan Wakil Bupati serta 36 Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan.Pilkada
serentak di akhir tahun 2015, merupakan salah satu agenda penting dalam
perjalanan demokrasi kita di tingkat lokal, pengertian serentak bukan hanya
pada saat pemilihan saja. Namun Setelah penetapan oleh KPU masing daerah akan diselenggarakan
PELANTIKAN secara
Serentak juga, Pengertian SERENTAK
berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)adalah Serentak/ Se-ren-tak/ 1. Bersama-sama (tentang gerakan dan
waktunya 2. Seketika itu juga , Spontan, Serta-merta.
Komisi
Pemilihan Umum memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah Secara serentak tahun
akan digelar pada 9 Desember 2015. Meski beberapa tahapan didaerah mengalami
perubahan , Ketua KPU Husni Kamil Manik menyatakan bahwa hal tersebut tidak
akan terganggujadwal pemilihan yang telah ditetapkan melalui Unadang-undang ,
secara nasional jadwalnya tetap sama sesuai dengan yang ditetapkan PKPU Nomor 2
Tahun 2015. Hanya ada pemadatan terhadap jadwal kegiatan selanjutnya itu akan
memengaruhi jadwal didaerah setempat, tetapi tidak mengganggu jadwal didaerah
lain,”Jkt Pusat, Jumat (7/8/2015).
Tahapan Pilkada Serentak 19 April – Mei 2015 :
pembentukan PPS dan PPK
20 Mei
: penyerahan Syarat dukungan Calon Gubernur/Wakil Gubernur
7 Juni
: Penyerahan Syarat dukungan Calon Bupati/Wakil Bupati atau Wali Kota/Wakil
Wali Kota
9-24
Juni : Pengolahan Daftar Penduduk Pemilihan Potensial
24-
Juni – 6 November : Pemutakhiran Data Pemilihan
26 -28
Juli : Pendaftaran Calon Kepala Daerah 24 Agustus : Penetapan Pasangan Calon
25
Agustus – 6 Desember : Kampanye
9
Desember : Pemungutan Suara
10 -17
Desember : Penghitungan Suara dari TPS Ke Kecamatan dan Propvinsi
16
Desember - 19 Februari 2016 : Tenggang Waktu Sengketa Perselisian Hasil Pemilu
29
Februari 2016 : Penetapan Bupati/ Wakil Bupati atau Wali kota/Wakil Wali Kota
1 Maret
2016 : Penetapan Gubernur/Wakil Gubernur
Darftar Nama-nama Calon Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Manggarai
Barat
1. Drs. Agustinus CH. Dula Pensiun PNS (Bupati Manggarai Barat) –
Drh. Maria Geong, Ph.D Pensiun PNS Pensiun PNS, PARPOL Partai NasDem, Partai
Keadilan dan Persatuan Indonesia, PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional
2. DRS. Gasa Maximus, M.SI Wakil Bupati – H. Abdul Asis, M.Pd.i
Wiraswasta PARPOL Partai Gerinda, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan
Bintang
3. Drs. Tobias Wanus Anggota DPRD Provinsi NTT – Fransiskus
Sukmaniara Anggota DPRD Kab. Manggarai Barat PARPOL Partai Kebangkitan Bangsa,
Partai Demokrat
4. Ir. Pantas Ferdinandus, M.SI PNS – Yohanes Dionesius Hapan
Swasta, PERORANGAN
5. Mateus Hamsi, S.Sos Ketua DPRD Kab. Manggarai Barat – DRS. Paul
Serak Baut, M.Si Wirausaha PARPOL Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan
Dari 5
Calon Kepala Daerah diatas merupakan Putra dan Putri Terbaik Manggarai Barat
untuk saat ini, bahkan ada satu nama yang tidak lolos pada tahap ferifikasi
data di KPU Bpk. Fidelis Pranda, yang saat ini beliau ada pada bangku duduk CADANGAN dalam Pertandingan Bola DEMOKRASI. dalam pertandingan kali ini terlihat sangat
berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, contohnya berkaitan dengan isu-isu yang
dikemas secara politik terkait Pemekaran Kab. Manggarai Barat menjadi Kab.
Manggarai Barat Daya, isu terbilang sangat Mempengaruhi suhu politik di MABAR.
Harapan
kami sebagai Masyarakat Mabar, agar dalam Proses Demokrasi Berlansung berjalan
secara Aman, Damai, Jujur dan Adil sesuai Pilihan rakyat serta agar pilkada
dapat menghasilkan Kader-kader Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang
terpilih yang memiliki Kompetensi dan Integritas yang
tinggi guna untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat didaerah.
Dan
kamipun berharap kepada seluruh Tim Sukses masing-masing Calon Kepala Daerah
untuk tidak melakukan INTIMIDASI kepada WARGA MABAR dan Hindarkan POLITIK UANG. Marilah kita ciptakan Suhu Politik yang beradab,
mengedepankan Budaya Politik yang baik agar dapat menjadi Contoh untuk
daerah0derah lainnya
Langganan:
Komentar (Atom)









